HyperText Markup Language

HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajah web Internet dan pemformatan hiperteks sederhana yang ditulis dalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi

Hypertext Preprocessor

PHP merupakan bahasa pemrograman yang berjalan di sisi server atau biasa disebut dengan Server Side.

Java Script

JavaScript adalah bahasa pemrograman yang khusus untuk halaman web agar halaman web menjadi lebih hidup.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 17 Oktober 2014

Membuat Tabel Dengan HTML

Sekilas penjelasan tentang tabel:
Tabel (table) sangat diperlukan ketika kita ingin menampilkan data yang berbentuk kolom-kolom. Dulu sebelum adanya CSS, table digunakan untuk membuat layout website namun saat ini sudah jarang dipakai sebagai layout karena faktor file yang cenderung lebih besar sehingga mempengaruhi waktu akses yang lebih lama, dalam pengelolaan dan pengeditan pun jauh lebih rumit karena banyaknya tag-tag yang dihasilkan.

Cara membuat tabel sederhana:
Untuk membuat tabel sederhana ada 3 elemen utama yaitu (table, tr, dan td)
setiap masing-masing element mempunyai fungsi:

Tag <table> berfungsi untuk membuat tabel
Tag <tr> atau Table Row berfungsi untuk membuat baris pada tabel
Tag <td> atau Table data berfungsi untuk membuat kolom pada tabel

Berikut adalah contoh yang terdiri dari 3 baris dan 2 kolom:
<html>
<body>
<table border="1">
<tr>
<td>Cell 1</td>
<td>Cell 2</td>
 </tr>
<tr>
<td>Cell 3</td>
<td>Cell 4</td>
 </tr>
<tr>
<td>Cell 5</td>
<td>Cell 6</td>
</tr>
</table>
</body>
</html>

Dan hasilnya akan seperti ini :


Cara menggabungkan Kolom pada Tabel:
 
Table Cell atau baris dan kolom dari tabel tersebut dapat kita gabungkan sesuai kebutuhan bentuk tabel yang diinginkan.
Untuk menggabungkan kolom dalam tabel digunakan atribut colspan.
 Berikut contoh nya :

<html>
<body>
<table border="1">
<tr>
<td colspan="2">Gabungan Kolom 1&2</td>
</tr>
<tr>
<td>Nilai 1</td>
<td>Nilai 2</td>
</tr>
<tr>
<td>Nilai 3</td>
<td>Nilai 4</td>
</tr>
</table>
</body>
</html>

Maka hasilnya akan seperti ini:


Sedangkan untuk menggabungkan baris dalam Table digunakan atribut rowspan
Berikut contohnhya:
<html>
<body>
<table border="1" align="center">
<tr>
<th rowspan="2">No</th><th colspan="3">Hari</th>
</tr>
<tr>
<th>Senin</th><th>Selasa</th><th>Rabu</th>
</tr>
<tr>
<td>1</td><td>A</td><td>B</td><td>C</td>
</tr>
</table>
</body>
</html>


Hasilnya seperti ini, lihat pada bagian NO menggunakan table rowspan:



Dan sekian sampai disini yang dapat saya sampaikan,Semoga bermanfaat :)




Jumat, 03 Oktober 2014

Membuat List Angka Dengan HTML

Tag <ol></ol> dan <li></li> : Membuat list angka dengan HTML

Tag <ol> digunakan untuk membuat daftar dengan penanda simbol hampir sama dengan tag <ul> tapi dengan penanda simbol yang berbeda. Tag ini mempunyai attribute dan value. Attribute :
Type : Digunakan untuk mengubah simbol dari daftar. Valuenya adalah 1, A, a, I, atau i. Value   defaultnya adalah 1.
Tag ini mempunyai tag penutup yaitu </ol>. Tag ini digunakan secara bersamaan dengan tag <li></li>. Fungsi tag <li> adalah untuk menambah daftar/isi dari tag <ol></ol>. Cara menggunakan tag <ol> yaitu dengan menyisipkan item ke dalam tag pembuka dan tag penutup yang diapit dengan tag <li> dan </li>.
~CONTOH~
<html>
<body>
<ol>
<li>Item 1</li>
<li>Item 2</li>
<li>Item 3</li>
</ol>
</body>
</html>

Kemudian save sesuai dengan tata cara membuat halaman HTML
Output yang ditampilkan browser adalah :
  1. Item 1
  2. Item 2
  3. Item 3
<html>
<body>
<ol type="1">
<li>Item 1</li>
<li>Item 2</li>
<li>Item 3</li>
<ol>
</body>
</html>

Kemudian save sesuai dengan tata cara membuat halaman HTML
Output yang ditampilkan browser adalah :
  1. Item 1
  2. Item 2
  3. Item 3
<html>
<body>
<ol type="A">
<li>Item 1</li>
<li>Item 2</li>
<li>Item 3</li>
</ol>
</body>
</html>

Kemudian save sesuai dengan tata cara membuat halaman HTML
Output yang ditampilkan browser adalah :
  1. Item 1
  2. Item 2
  3. Item 3
<html>
<body>
<ol type="a">
<li>Item 1</li>
<li>Item 2</li>
<li>Item 3</li>
</ol>
</body>
</html>

Kemudian save sesuai dengan tata cara membuat halaman HTML
Output yang ditampilkan browser adalah :
  1. Item 1
  2. Item 2
  3. Item 3
<html>
<body>
<ol type="I">
<li>Item 1</li>
<li>Item 2</li>
<li>Item 3</li>
</ol>
</body>
</html>

Kemudian save sesuai dengan tata cara membuat halaman HTML
Output yang ditampilkan browser adalah :
  1. Item 1
  2. Item 2
  3. Item 3

<html>
<body>
<ol type="i">
<li>Item 1</li>
<li>Item 2</li>
<li>Item 3</li>
</ol>
</body>
</html>

Kemudian save sesuai dengan tata cara membuat halaman HTML
Output yang ditampilkan browser adalah :
  1. Item 1
  2. Item 2
  3. Item 3
Demikian Itulah Fungsi Dari Tag <ol> dan <li>.
Source : Sumber

Rabu, 01 Oktober 2014

Apa itu JavaScript?

Apa Itu JavaScript

Sejarah
Javascript diperkenalkan pertama kali oleh Netscape pada tahun 1995. Pada awalnya bahasa yang sekarang disebut JavaScript ini dulunya dinamai “LiveScript” yang berfungsi sebagai bahasa sederhana untuk browser Netscape Navigator 2 yang sangat populer pada saat itu. Kemudian sejalan dengan sedang giatnya kerjasama antara Netscape dan Sun (pengembang bahasa pemrograman “Java”) pada masa itu, maka Netscape memberikan nama “JavaScript” kepada bahasa tersebut pada tanggal 4 desember 1995. Pada saat yang bersamaan Microsoft sendiri mencoba untuk mengadaptasikan teknologi ini yang mereka sebut sebagai “Jscript” di browser milik mereka yaitu Internet Explorer 3. JavaScript sendiri merupakan modifikasi dari bahasa pemrograman C++ dengan pola penulisan yang lebih sederhana dari bahasa pemrograman C++.

Pengertian

JavaScript adalah bahasa pemrograman yang khusus untuk halaman web agar halaman web menjadi lebih hidup. Kalau dilihat dari suku katanya terdiri dari dua suku kata, yaitu Java dan Script. Java adalah Bahasa pemrograman berorientasi objek, sedangkan Script adalah serangkaian instruksi program.

Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pengelolaan pemrograman JavaScript, diantaranya JavaScript adalah “case sensitive”, yang artinya JavaScript membedakan huruf besar dan huruf kecil, Jika Anda pernah belajar bahasa pemrograman seperti Turbo C atau C++, maka sama seperti bahasa pemrograman tersebut, dimana huruf T tidak sama dengan huruf t. Dalam bahasa pemrograman JavaScript juga, sebagai contoh fungsi perintah var tidak boleh ditulis Var dan juga tidak boleh ditulis VAR (huruf besar semua), yang benar adalah var (huruf kecil semua). Perintah lain adalah new Date tidak boleh ditulis new date (huruf kecil semua), dan banyak yang lainnya.
Sumber

Apa itu PHP ?

Apa Itu PHP

PHP singkatan dari PHP Hypertext Preprocessor yaitu bahasa pemrograman web server-side yang bersifat open source. PHP merupakan script yang menyatu dengan HTML dan berada pada server (server side HTML embedded scripting). PHP adalah script yang digunakan untuk membuat halaman web yang dinamis. Dinamis berarti halaman yang akan ditampilkan dibuat saat halaman itu diminta oleh client. Mekanisme ini menyebabkan informasi yang diterima client selalu yang terbaru/up to date. Semua script PHP dieksekusi pada server dimana script tersebut dijalankan
Sejarah PHP
Dilihat dari perkembangannya, bahasa pemrograman ini memiliki perkembangan yang sangat cepat dengan
 jumlah pemakai yang terus bertambah.

1. PHP/FI

Ini merupakan cikal bakal PHP yang sekarang. Pertama dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada 1995, pada awalnya dia menamakan script ini “Personal Home Page Tool” yang merupakan bahasa sederhana dari bahasa pemrograman C dimana Personal Home Page Tool ini dapat berkomunikasi dengan database dan bersipat Open Source. Pada awalnya Rasmus membuat bahasa pemrograman ini bertujuan untuk menyimpan data pengunjung  yang melihat biodata pada web sitenya.
Perkembanganny, pada pertengahan tahun 1997 pemakai bahasa bahasa PHP semakin banyak, terlihat dari jumlah statistik domain yang menggunkan PHP hampir lebih dari 50.000 web site. Kemudian karena perkembangannya yang sangat pesat, Rasmus mengembangkan bahasa pemrograman ini, dan pada bulan November tahun 1997 muncul PHP/FI versi 2.0 yang merupakan cikal bakal PHP 3

2. PHP Versi 3

PHP Versi 3 merupakan versi penyempurna dari bugs-bugs pada  PHP/FI versi 1.0 dan PHP/FI versi 2.0. PHP Versi 3 ini dikembangkan oleh Andi Gutmans and Zeev Suraski pada tahun 1997 yang berhasil ditulis secara sempurna pada waktu itu. Fasilitas tambahan PHP Versi 3 dibandingkan versi sebelumnya, selain tambahan fungsi-fumgsi baru, juga mendukung beberapa akses ke banyak database, pengelolaan protokool, dan API. Dari versi 3 lah singkatan PHP muncul, yaitu PHP: Hypertext Preprocessor, dan pada tahun 1998 hampir 10% web site di dunia  menggunakan PHP sebagai web servernya.

3. PHP Versi 4

Pada musim dingin di tahun 1998, menulis ulang bahasa pemrograman PHP ini untuk membuat ketangguhan bahasa pemrograman ini. Akhirnya pada pertengahan tahun 1999 diperkenalkanlah PHP versi 4.0 yang menggunakan script engine Zend untuk meningkatkan penampilan (performance) dan mempunyai dukungan yang sangat banyak terhadap ekstensi dan berbagai library beserta modul. PHP versi 4.0 ini juga mempunyai keunggulan dibandingkan versi-versi sebelumnya, diantaranya mendukung ke beberapa web server, fasilitas HTTP session, output buffer dan sistem keamanan. Pada perkembangannya, pada saat itu hampir 20% web server menggunakan bahasa pemrograman PHP sebagai interpreternya.

4. PHP Versi 5

Pada bulan Juli tahun 2005 muncul PHP versi 5.0 yang menggunakan Zend Engine 2.0 dengan penambahan beberapa featur dan beberapa objek baru. Untuk informasi featur-featur baru dari PHP versi 5.0 ini, Anda bisa lihat di http://www.zend.com/zend/future.php. PHP Versi 5 ini sangat mendukung pemrograman berbasis Object Oriented Programming alias OOP dan emang di peruntukan untuk OOP.